Selasa, 07 Juni 2011

Puisi Kopi Kita


setelah fajar menguak selimut malam
saat mentari pagi mulai temaram
hati pun berbunga menyambut hari
hangat kopi tubruk hadir menari 


ketika gerimis setia iringi kala
sepoi dingin bagai busana
seakan menyusup sampai ke sukma 
aroma kopi cinnamon semangati raga


manakala surya merona
tatkala buana seakan membara
terik menyergap jiwa dan raga
cappucino dingin puaskan dahaga


kala langit mendung kelabu 
saat hati menjadi sendu
nikmat terasa mencumbu 
saat hadirnya kopi susu


bila dunia nyata semakin gelap 
ketika banyak umat telah terlelap
saat diri hadiri dunia maya 
white coffee teman setia


saat jelajahi belantara ibukota
kaki yang lelah jumpai kafe kita
membawa diri kesudut nyaman
maka espresso jadi pilihan


wassalam



3 komentar:

  1. saat kesibukan menguntit hari-hariku
    secangkir kopi hangat membuatku rileks sejenak

    BalasHapus
  2. @ratu.usin : perniagaannya apa ya, kopi ?

    @Triz : betul sekali, secangkir kopi penghilang
    stres, abis makan asinan juga enak

    BalasHapus